6 Jenis Dermaga Apung: Mana yang Paling Cocok untuk Anda?
  • Beranda
  •     6 Jenis Dermaga Apung: Mana yang Terbaik?

6 Jenis Dermaga Apung: Mana yang Terbaik?

                   
Diterbitkan: 15 April 2020 Diperbarui: 22 September 2026
dermaga apung
Sumber: Pinterest

Mendapatkan sebuah dermaga apung Sebagai perluasan properti rumah Anda, hal ini dapat dianggap sebagai investasi tambahan. Tempat ini bisa menjadi tempat bagi keluarga dan teman-teman untuk berkumpul dan menikmati berenang, memancing, atau berperahu.  Dermaga apung Tampak sangat indah di teluk-teluk dan danau. Dermaga ini serbaguna, dapat disesuaikan, hemat biaya, dan yang terpenting—mudah dipasang serta dilepas. Namun, ada beberapa bahan yang bisa Anda pilih jika ingin memasang dermaga apung ini di tepi perairan Anda. Berikut adalah daftar 6 jenis dermaga apung beserta kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Daftar Isi

Keuntungan Memilih Dermaga Apung

Berikut ini beberapa keunggulan memiliki dermaga apung:

Mudah Dipasang

Membangun dan memasang dermaga apung bisa dilakukan dengan cepat dan mudah karena di pasaran sudah tersedia dermaga siap pakai. Selain itu, dermaga tersebut tidak perlu dipasang secara permanen di dasar danau atau dasar laut.

Mudah Dilepas

Hampir semua dermaga apung praktis dan mudah dijangkau. Anda dapat memperpanjang masa pakai dermaga apung dengan mengangkatnya dari air saat tidak digunakan.

Serbaguna

Dermaga apung bersifat fleksibel karena dapat mengikuti arus pasang surut. Dermaga ini dapat menyesuaikan diri dengan naik-turunnya permukaan air, sehingga menjadi sarana yang praktis saat Anda perlu naik dan turun dari perahu Anda.

Hemat biaya

Karena dermaga apung hanya membutuhkan bahan dan waktu yang lebih sedikit untuk dibangun dan dipasang, biayanya jauh lebih murah daripada dermaga tetap.

Dapat disesuaikan

Dermaga apung modular dapat diatur ulang sesering yang Anda inginkan. Anda dapat membentuk dermaga tersebut menjadi garis lurus, berbentuk huruf U, atau berbentuk huruf L, sesuai dengan preferensi Anda.

Berbagai Jenis Dermaga Apung

Dalam pembangunan dermaga apung, tidak ada bahan yang secara umum dapat dikatakan lebih baik atau lebih buruk daripada jenis lainnya. Hal ini berarti bahwa bahan yang berbeda-beda memiliki karakteristik yang berbeda pula. Berikut ini adalah berbagai jenis dermaga apung, beserta kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Dermaga Apung dari Plastik

Solusi tepi pantai jenis ini pada dasarnya terbuat dari plastik yang dilapisi bahan tahan lama yang dihasilkan secara kimiawi. Inilah sebabnya mengapa bahan tersebut tidak mengalami oksidasi maupun kerusakan.

Keunggulan

Dermaga apung berbahan plastik bisa menjadi pilihan paling terjangkau bagi Anda. Selain itu, dermaga ini membutuhkan perawatan yang lebih sedikit, tidak mudah lapuk, dan tidak berkarat. Dermaga ini ringan dan berstruktur modular, sehingga dapat dengan mudah dibongkar dan disimpan. Anda bisa menggunakannya sebagai dermaga untuk jet ski, danau, berenang, dan masih banyak lagi!

Kekurangan

Meskipun dermaga apung berbahan plastik terbuat dari bahan yang telah diberi perlakuan anti-UV, pada akhirnya dermaga tersebut tetap dapat mengalami kerusakan akibat sinar matahari, perubahan warna, dan munculnya retakan. Karena itu, dermaga tersebut kemungkinan besar perlu diganti.

Tampak samping jembatan apung berbahan plastik
Sumber: Hisea Dock
dermaga apung dari kayu
Sumber: Tiger Docks

Dermaga Apung dari Kayu

Dermaga apung dari kayu memiliki tampilan alami yang disukai semua orang. Dermaga ini dapat dibuat dari berbagai jenis kayu.

Keunggulan

Bahan kayu secara alami dapat mengapung, tahan lama, dan mudah dipotong menjadi berbagai bentuk. Tersedia beragam pilihan baik dari segi jenis kayu maupun desainnya.

Kekurangan

Dermaga apung dari kayu bisa jadi mahal, tergantung jenis kayunya. Selain itu, perawatannya memerlukan pengamplasan, pewarnaan, dan pelapisan yang intensif agar dapat bertahan selama beberapa tahun.

Dermaga Apung dari Aluminium

Dek aluminium bisa menjadi pilihan lain. Bahan aluminium dikenal ringan namun tahan lama.

Keunggulan

Dermaga apung berbahan aluminium umumnya dikenal karena ketahanannya. Dermaga ini mampu menahan benturan dari perahu atau bahkan hantaman badai karena lebih tahan banting dibandingkan plastik dan kayu.

Kekurangan

Meskipun aluminium tahan terhadap korosi, bahan ini tidak sepenuhnya kebal terhadapnya. Oleh karena itu, dermaga apung berbahan aluminium dapat berkarat seiring berjalannya waktu. Selain itu, lantai dermaga berbahan aluminium harganya mahal.

Dermaga apung dari kayu untuk kolam dan danau
Sumber: Pinterest
dermaga apung beton
Sumber: Garland Marine

Dermaga Apung dari Beton

Dermaga apung beton telah digunakan secara luas di industri kelautan selama beberapa dekade. Dermaga ini terbuat dari panel-panel beton yang diisi busa dan dihubungkan dengan sistem balok kayu. Metode ini memungkinkan pembuatan dermaga dengan berbagai ukuran atau konfigurasi.

Keunggulan

Struktur apung beton sangat populer di pasar perumahan karena tidak memerlukan perawatan yang intensif, namun dapat bertahan hingga lebih dari 30 tahun. Anda dapat memilih dari beragam pilihan warna dan tekstur cetakan.

Kekurangan

Dermaga apung beton sulit untuk disambungkan dan ditambatkan, serta rentan terhadap korosi, terutama jika terpapar air laut. Selain itu, Anda memerlukan bantuan profesional untuk memasangnya.

Dermaga Apung dari Serat Kaca

Dermaga apung berbahan fiberglass mulai populer di industri decking. Dermaga ini ringan dan menarik secara estetika.

Keunggulan

Bahan fiberglass menjanjikan permukaan dermaga yang anti selip serta menjamin tidak adanya perawatan dermaga, selain tampilannya yang bersih dan rapi.

Kekurangan

Meskipun hal ini mulai menjadi tren, struktur ini harganya mahal.

dermaga apung berbahan fiberglass
Sumber: Marina Boca Chica
dermaga apung tiup
Sumber: Aqua Marina

Dermaga Apung Tiup

Dermaga tiup adalah dermaga yang dapat dilipat dan terbuat dari plastik. Dermaga ini harus dipompa hingga penuh agar dapat mengapung di atas air.

Keunggulan

Dermaga apung tiup biasanya digunakan untuk kegiatan rekreasi air. Dermaga ini cukup tahan lama sehingga dapat digunakan untuk menambatkan perahu kecil seperti jet ski.

Kekurangan

Platform-platform tersebut umumnya tidak digunakan sebagai tempat naik-turun kapal. Platform tiup berukuran besar, seperti pulau apung, tidak cukup stabil untuk digunakan sebagai tempat naik-turun kapal karena tidak tahan lama dan tidak permanen.

Kesimpulan

Dermaga apung tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran. Pilihan Anda untuk menggunakan dermaga yang terbuat dari plastik atau beton bergantung pada preferensi, anggaran, dan faktor-faktor lainnya. Semoga panduan ini dapat memberi Anda gambaran tentang apa yang dapat Anda harapkan dari masing-masing jenis dermaga apung. Anda juga dapat melihat panduan pembelian dermaga apung untuk mengetahui lebih lanjut. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan hubungi kami hari ini juga. Lihat juga produsen dermaga apung terkemuka agar dapat membuat pilihan yang tepat. 

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang dermaga apung, silakan baca artikel-artikel kami yang lain:

10 Rencana Konstruksi Dermaga Apung Terbaik

Cara Membuat Dermaga Apung dari Plastik: Panduan Perakitan

10 Desain Dermaga Apung Keren untuk Berbagai Kegunaan

Sesuaikan dermaga apung yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hubungi Kami