Kayaking is a fun activity that allows you to explore different bodies of water using a small boat and a double-bladed paddle. You can paddle quietly around a lake or maneuver through raging river waters. Plus, anybody can go kayaking even without prior experience.
Choosing a kayak might feel overwhelming, with so many brands and companies producing various models. To help you select the best one we created this helpful kayak buying guide. From deciding on the material to getting a floating dock system, this guide will walk you through it all.
The first step in narrowing down your kayak options is to figure out where you’ll be using your kayak. Will you be paddling around calm, closed bodies of water like lakes and ponds? Or are you planning to go on exciting whitewater adventures? Or maybe you want to go kayaking in the ocean where there are wind and waves.
Knowing where you plan to use your kayak is important for many reasons. For instance, you’ll need a vessel that’s stable and won’t easily tip over if you’re rowing in fast-moving rivers. Similarly, you’ll need a kayak that can hold more weight if you plan on taking a friend along with you.
Here’s a general guide on the most ideal kayaks for different environments:
If you plan on taking your kayak out to the open sea, then you’ll be exposed to the wind, waves, tides, and currents. You’ll need an offshore or sea kayak that is designed for safety and functionality.
Offshore kayaks are usually the sit-in type, with smaller cockpit openings to keep the water out. There are also sturdy ropes rimming the boat for you to hold onto in case you capsize. Additionally, offshore kayaks have a hatch that can be sealed.
To discover which companies excel in this category, check out our list of the 6 best ocean kayak brands.
For calm lake waters, a kayak with a low and narrow shape is ideal. It allows you to track in a straight line and cuts smoothly through the wind. The only drawback with this type of boat is that it’s difficult to maneuver.
If you’re going to be paddling through lakes with rougher waves, then you might want to look for kayaks with grab handles on the bow and stern.
Explore our top recommendations in our review of thebest kayaks for lakes.
These bodies of water are fast-moving; they can either give you a smooth journey downstream or a wild ride through the rapids. Either way, you need a kayak that is built for flowing waters.
Look for a kayak that is easily maneuverable—usually those with short bodies and flat hulls. You can choose between three types of whitewater kayaks depending on your needs: playboats, freestyle boats, and creek boats.
To see specific models that excel in these conditions, read our guide on the best kayak for rough water.
As discussed above, kayaks come in many different sizes, shapes, and features. For a comprehensive overview, our guide to the types of kayaks and their key features covers everything you need to know. There are two main types of kayaks based on how you can mount and use them:
As the name suggests, this type of kayak has molded-in seats that let you sit on top. It’s designed for comfort and is ideal for paddlers with long legs and big body frames. If you don’t like the feeling of being confined, then sit-on-top kayaks will make you feel at ease while paddling.
Sit-on-top kayaks are self-bailing, which means that there are small holes around the kayak that drain the water. However, you’re more likely to get wet with this one. It’s perfect for places with warmer climates or for kayaking during the summer.
Another great thing about sit-on-tops is the increased mobility for the paddlers. It doesn’t restrict your movements and allows you to easily get in and out of the kayak.
Sit-inside kayaks have an open cockpit that allows you to be seated inside it. It allows you to brace your knees and keep your feet in contact with the kayak, giving you more control and stability. It also lets you make more efficient paddle strokes.
Compared to sit-on-tops, sit-inside kayaks protect you from getting wet. Some models may also have a skirt, which covers the cockpit opening inside the kayak. Thus, sit-insides are ideal for cold weather paddling.
From the two main types of kayaks come different kayak categories based on where they will be used. These are the following:
This type of kayak is designed for day trips on calm and closed bodies of water. It has a short and wide body that gives it more stability, which is great for inexperienced paddlers. However, this model is much more difficult to steer and has more wind resistance.
Recreational kayaks have high decks that offer a bigger space inside the cockpit. It also makes it easier to enter and exit the boat. The sit-inside style provides a drier experience, which is ideal for areas with cold climate.
Otherwise known as a sea kayak, this type of vessel is specially designed for paddling on the open water. Its long and narrow body is built for speed and tracking—this makes it an ideal kayak for long rides on the water. The compact cockpit also lets you use your hips and knees to control the kayak by leaning, bracing, and rolling.
Dirancang untuk perairan deras seperti sungai, anak sungai, atau air terjun, kayak arung jeram memiliki tiga jenis yang berbeda.
Bermain perahu Mudah dikendalikan dan berbelok, sangat cocok bagi para pendayung yang ingin menyusuri arus sambil tetap bersenang-senang. Perahu ini biasanya memiliki bodi yang pendek dan berukuran besar untuk melakukan gerakan-gerakan di udara. Selain itu, bagian haluan dan buritannya yang meruncing memungkinkan para pendayung melakukan putaran dan gerakan cartwheel dengan mudah.
Perahu gaya bebas adalah kayak yang sangat pendek dengan lambung datar, yang dirancang untuk melakukan trik dan gerakan melayang di udara. Ini sangat cocok bagi para pendayung yang ingin mempelajari trik gaya bebas daripada mendayung mengikuti arus.
Perahu Creek merupakan pilihan terbaik bagi para pendayung yang ingin menjelajahi jeram yang deras. Kayak ini memiliki lambung bulat dan tepi lambung yang landai sehingga mampu menaklukkan arus deras yang curam dan sulit. Selain itu, kayak ini juga memiliki volume yang besar, sehingga daya apungnya lebih baik daripada kayak arung jeram lainnya.
Setelah menentukan di mana Anda akan menggunakan kayak Anda dan jenis aktivitas apa yang ingin Anda lakukan dengannya, Anda juga perlu menentukan spesifikasi lainnya.
Bahan-bahan kayak sangat bervariasi tergantung pada jenis perahu dan pabrikannya. Setiap bahan juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan aspek ini dengan cermat jika Anda ingin membeli kayak.
Kayu — Kayak kayu sangat mirip dengan kano tradisional. Tak dapat disangkal bahwa kayak kayu ini sangat indah dipandang, terutama dengan beragam gaya dan sentuhan akhir yang ditawarkan. Meskipun mungkin terlihat terlalu sederhana, kayak kayu sebenarnya kokoh jika dibuat dari bahan yang tepat. Perahu yang dibuat dengan teknik strip-built biasanya menggunakan fiberglass, pernis, dan resin agar menjadi sekuat mungkin.
Jika Anda memiliki keterampilan pertukangan kayu yang mumpuni, Anda bisa membuat kayak kayu sendiri; jika tidak, Anda harus memesannya secara khusus. Selain itu, kayak ini sebaiknya hanya digunakan di perairan yang tenang dan tidak berombak.
Rotomoulding — Kayak hasil proses rotomolding terbuat dari butiran plastik polietilen, yang dituangkan ke atas cetakan, dipanaskan dalam oven, dan diputar untuk membentuk kayak satu bagian. Setelah itu, hanya diperlukan beberapa langkah penyempurnaan, seperti memasang skeg, palka, atau kemudi.
Polietilen adalah bahan plastik yang banyak digunakan, tidak hanya pada kayak tetapi juga di industri-industri lain. Bahan ini sangat kokoh dan hanya memerlukan perawatan minimal. Namun, bahan ini juga lebih berat dan memerlukan semprotan pelindung sinar UV untuk mencegah kerusakan.
Komposit — Bahan ini biasanya terbuat dari campuran serat kaca, serat karbon, atau aramid. Cetakan lambung disemprot dengan gel coat dan disuntikkan resin. Selanjutnya, dek dan lambung disatukan menggunakan resin serat kaca.
Kayak wisata biasanya terbuat dari bahan komposit karena bahan tersebut kaku dan membuat perahu lebih cepat serta sangat responsif. Namun, harganya bisa cukup mahal.
Thermoform — Bahan jenis ini ringan, tahan lama, dan harganya berada di kisaran menengah. Kayak thermoform dibuat dengan cara merekatkan lembaran ABS (plastik tahan benturan) ke lapisan atas akrilik mengkilap. Lembaran-lembaran tersebut kemudian dipanaskan dan ditarik ke atas cetakan menggunakan vakum.
Kayak thermoform sering kali dibuat dengan lapisan pelindung sinar UV. Kelemahan bahan ini adalah kecepatannya tidak secepat kayak jenis lainnya.
Kapasitas beban maksimum sebuah kayak adalah berat maksimum yang dapat ditanggungnya sambil tetap mengapung. Misalnya, jika berat badan Anda 150 lbs dan perlengkapan Anda 50 lbs, itu tidak berarti Anda harus memilih kayak dengan kapasitas maksimum 200 lbs. Jika Anda melakukannya, Anda pasti akan tenggelam di air!
Cara terbaik untuk menghitung kapasitas beban yang sebaiknya Anda pilih adalah dengan menggunakan dua metode. Metode pertama adalah mengalikan nilai kapasitas maksimum yang ditentukan oleh produsen kayak, lalu membaginya dengan 35%. Ini adalah kisaran terbaik yang memungkinkan Anda mendayung kayak dengan aman—dengan cara ini, Anda tidak akan tenggelam atau mengalami kesulitan saat mendayung.
Cara kedua adalah memilih kayak dengan kapasitas beban maksimum yang 125 lbs lebih besar daripada berat badan Anda.
Selain kapasitasnya, berat sebenarnya dari kayak itu sendiri merupakan faktor penting dalam hal pengangkutan dan penanganan. Untuk memahami apa yang akan dihadapi, Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang Berapa berat kayak? berdasarkan jenis dan bahannya.
Sangatlah penting untuk mengetahui kapasitas beban maksimum yang tepat bagi Anda. Jika berat badan Anda melebihi batas beban kayak, Anda akan sangat kesulitan mendayung dan mengendalikan kayak. Akibatnya, Anda bisa kehilangan keseimbangan dan berisiko terbalik.
Dimensi sebuah kayak sangat memengaruhi kinerjanya. Oleh karena itu, jika Anda ingin memaksimalkan kinerja perahu Anda, penting untuk mempertimbangkan panjang, lebar, dan kedalamannya.
Pilihlah kayak yang lebih panjang jika Anda akan menggunakannya untuk berlayar santai; kayak tersebut juga memiliki ruang penyimpanan yang lebih luas, sehingga sangat cocok untuk perjalanan bermalam. Kayak yang lebih pendek sangat ideal untuk aktivitas arung jeram karena lambungnya yang pendek membuatnya mudah dikendalikan.
Jika kecepatan merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar bagi Anda, pilihlah kayak yang ramping sehingga mudah menembus angin. Untuk stabilitas, pilihlah kayak dengan badan yang lebih lebar. Pendayung yang bertubuh tinggi akan menyukai kayak dengan lambung yang dalam. Jika Anda merasa tidak nyaman dengan ruang yang sempit, lambung yang dangkal sudah cukup.
Dayung yang tepat dapat sangat memengaruhi performa Anda, dan produk kami panduan lengkap untuk membeli dayung kayak yang sempurna akan membantu Anda membuat pilihan yang tepat. Untuk berkayak sekadar bersenang-senang, pilihlah dayung sudut rendah dengan gagang yang hanya sedikit miring. Dayung ini lebih cocok untuk melakukan gerakan dayung yang lambat dan santai saat meluncur di perairan yang tenang.
Di sisi lain, dayung sudut tinggi dengan gagang yang lebih miring dirancang untuk membantu pendayung menambah kecepatan. Dayung ini lebih pendek dan lebih lebar daripada dayung sudut rendah, sehingga sangat cocok untuk melakukan gerakan dayung yang cepat dan tepat.
Dayung dapat terbuat dari berbagai bahan, seperti fiberglass, serat karbon, atau plastik. Secara umum, plastik adalah yang paling murah di antara ketiganya, tetapi kualitasnya juga paling rendah. Meskipun beberapa pendayung menganggapnya tak bisa rusak, plastik akan lebih cepat rusak jika terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Kelenturannya juga menyebabkan performa yang kurang baik di air.
Serat kaca adalah raket kelas menengah yang memiliki daya tahan dan performa luar biasa. Meskipun mungkin mengalami retakan kecil, raket ini tidak akan pecah secara keseluruhan. Raket ini juga lebih ringan daripada raket plastik, namun tetap kokoh, sehingga memberikan kecepatan dan efisiensi yang lebih baik.
Jika Anda menginginkan bahan dayung yang paling ringan dan paling kokoh, pilihlah serat karbon. Memang harganya mungkin paling mahal, tetapi bahan ini juga menawarkan performa yang unggul. Strukturnya yang sangat ringan dan sangat kaku memastikan transfer energi yang optimal pada setiap kayuhan.
Lambung kayak terdiri dari bagian bawah, sisi-sisi, dan dek. Ada berbagai bentuk lambung, tergantung pada jenis kayaknya. Penting untuk memilih yang tepat sesuai dengan tujuan penggunaannya, karena hal ini akan sangat memengaruhi performa Anda di atas air.
Berikut ini adalah jenis-jenis lambung kayak yang umum:
Bulat — Jika Anda sering beraktivitas di perairan yang bergelombang dan arus yang deras, menggunakan kayak dengan lambung bulat akan sangat menguntungkan. Bagian bawah yang bulat memudahkan Anda untuk memiringkan dan mengendalikan kayak; hal ini juga dapat meningkatkan kecepatan Anda saat meluncur mengikuti arus. Lambung bulat tidak ideal untuk perairan tenang karena dapat menjadi tidak stabil.
Datar — Lambung datar memberikan stabilitas di perairan yang tenang. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk memancing atau berlayar santai di danau dan kolam. Perahu ini juga sangat cocok bagi pemula yang sedang belajar mendayung karena mudah dikendalikan.
Pontoon — Jenis lambung ini paling cocok untuk pendayung pemula karena menawarkan stabilitas terbaik. Berkat bentuknya, perahu ini mudah dikemudikan, dimanuver, dan dijaga agar tetap tegak. Namun, perahu ini tidak dirancang untuk kecepatan tinggi, sehingga hanya cocok untuk berkayak santai atau berlatih mendayung.
Berbentuk V — Lambung berbentuk V membentuk huruf “V” yang tajam di bagian bawahnya, yang dirancang untuk menembus air. Akibatnya, kayak dengan jenis lambung ini dapat melaju lebih lurus dan mencapai kecepatan yang lebih tinggi. Namun, lambung ini lebih cocok untuk pendayung tingkat lanjut karena tidak memiliki stabilitas yang baik.
Sebagaimana telah dibahas sebelumnya, kayak dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu sit-on-top dan sit-inside.
Namun, duduk di kursi yang tidak nyaman bisa membuat punggung dan tulang belakang Anda terasa sakit.
Anda bisa memilih untuk membeli bantalan kursi kayak secara terpisah agar pengalaman Anda lebih nyaman. Bantalan tersebut kemudian dapat dipasang pada kursi bawaan kayak.
Bagi para pendayung yang perlu menyimpan perlengkapan dan peralatan mereka di dalam kayak, adanya lubang penyimpanan bisa menjadi fitur yang sangat berguna.
Saat memilih penutup lubang, Anda sebaiknya mempertimbangkan kekokohannya dan ketahanannya terhadap air.
Tutup lubang dapat memiliki berbagai bentuk: bulat, persegi panjang, atau berbentuk huruf A. Tutup tersebut juga tersedia dalam berbagai jenis penutup, seperti penutup karet, penutup sekrup, dan penutup putar. Tutup ini dapat dipasang pada kayak, tergantung pada model dan bahan perahu tersebut.
Agar kayak Anda melaju lebih lurus dan daya hambat anginnya berkurang, Anda juga memerlukan barang-barang berikut ini perlengkapan kayak:
Dayung — Ini adalah bagian sirip datar yang dipasang dengan engsel di dekat buritan kayak. Sudutnya dapat disesuaikan kembali menggunakan pedal kaki untuk membantu Anda mengarahkan perahu. Kemudi sangat berguna untuk mengendalikan pergerakan kayak Anda secara lebih efisien sesuai dengan kondisi air dan angin.
Skeg — Skeg dipasang di bagian buritan, di bawah lambung kayak. Fungsinya mirip dengan kemudi: skeg menjaga agar kayak tetap melaju lurus, terutama saat Anda mendayung dalam cuaca berangin. Karena kayak secara alami cenderung berbelok ke arah angin, skeg membantu mencegah hal itu terjadi.
Sirip penunjuk arah — Sirip penuntun biasanya terdapat pada kayak tiup. Sirip ini juga membantu Anda mengendalikan perahu dan tetap berada di jalur yang benar. Perbedaan antara skeg dan sirip penuntun adalah bahwa sirip penuntun tidak dapat ditarik masuk saat mendayung.
Dengan begitu banyaknya merek kayak yang beredar di pasaran saat ini, memilih salah satu yang layak untuk dibeli bisa jadi hal yang membingungkan. Ingin tahu tentang beberapa merek kayak yang sudah teruji dan terpercaya? Simak daftar berikut ini:
Merek ini khusus memproduksi kayak tiup, baik untuk wisata, rekreasi, maupun arung jeram. Advanced Elements menghadirkan kayak tiup yang dirancang dan diproduksi menggunakan teknologi mutakhir. Mereka juga menjual aksesori kayak dan perlengkapan olahraga air lainnya.
Merek ini merupakan produsen kayak nomor satu untuk keperluan memancing dan berburu. Old Town menawarkan beragam pilihan kayak sehingga Anda tidak akan kehabisan pilihan. Model terbarunya, Sportsman Autopilot 136, adalah kayak memancing bermotor yang dapat dikendalikan melalui Bluetooth dan remote.
Sun Dolphin memiliki rangkaian kayak rekreasi yang terjangkau dan dilengkapi berbagai fitur, yang sangat cocok untuk kegiatan keluarga dan kelompok. Merek ini bertujuan untuk mempromosikan kegiatan rekreasi luar ruangan melalui produk-produk perahu airnya. Selain kayak, mereka juga menjual perahu dayung dan papan dayung.
Sekarang setelah Anda tahu jenis kayak apa yang akan dibeli, sebaiknya Anda juga mempertimbangkan untuk membeli sebuah dermaga apung untuk kayak. Anda mungkin bertanya, “mengapa saya membutuhkan dermaga kayak?”, dan inilah jawaban terbaiknya: dermaga apung konvensional tidak sepenuhnya aman dan andal untuk meluncurkan kayak Anda.
Dermaga apung dari kayu memiliki banyak kelemahan. Dermaga tersebut cenderung membusuk jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini membuatnya rentan terhadap kerusakan, terutama saat terjadi topan; memperbaiki dermaga kayu setiap tahun bisa menghabiskan biaya yang besar.
Mendapatkan sistem dermaga kayak yang sangat kokoh seperti yang satu ini Dermaga Hisea Penawaran ini akan membantu Anda meluncurkan kapal dengan aman dan mudah. Karena ini adalah dermaga apung, dermaga ini tidak akan terpengaruh oleh naik turunnya permukaan air. Dermaga ini juga cukup tahan terhadap topan.
Pengangkutan kayak dapat dilakukan dengan dua cara. Cara pertama sangat cocok jika Anda membawanya dari tempat berteduh terdekat ke tepi air. Dua orang dapat mengangkat kayak dengan memegang masing-masing ujungnya. Jika Anda sendirian, Anda bisa memegang kayak tersebut dan meletakkannya di atas bahu.
Cara kedua adalah dengan mengangkut kayak menggunakan kendaraan. Dua orang dapat mengangkat kayak dari kedua ujungnya dan meletakkannya di rak.
Bilas kayak dengan air tawar setelah setiap kali digunakan, terutama kayak laut. Pastikan bagian-bagian logam seperti pedal kaki dan kemudi juga dibilas dan dikeringkan secara menyeluruh.
Jangan biarkan kayak Anda terpapar sinar matahari selama berjam-jam. Kayak berbahan plastik bisa melengkung dan berubah bentuk akibat panas yang berlebihan. Anda juga bisa menyemprotkan pelindung sinar UV ke kayak Anda.
Perhatikan goresan yang berpotensi berkembang menjadi retakan dan lubang.
Simpan kayak Anda di tempat yang sejuk dan kering, seperti garasi. Sebaiknya letakkan kayak dalam posisi miring saat disimpan untuk menghindari terjadinya “oil canning” (deformasi). Jika terpaksa menyimpannya di luar ruangan, letakkan kayak dalam posisi terbalik. Kemudian, tutupi dengan terpal dan letakkan di tempat yang teduh untuk menghindari kerusakan akibat sinar UV. Untuk petunjuk lebih rinci, simak panduan lengkap kami di cara menyimpan kayak dengan benar.
Membeli kayak berarti Anda harus memperhatikan beberapa hal. Sebelum memutuskan untuk membeli, penting untuk menentukan semua yang Anda butuhkan agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik dan nilai yang sepadan dengan uang yang Anda keluarkan. Berinvestasi pada kayak dan sistem dermaga apung akan membantu Anda lebih menikmati kegiatan di alam terbuka. Hubungi kami Hari ini, silakan pelajari lebih lanjut mengenai sistem dok kami.